Jelajah Dunia Air Tawar

Program Tumbuhan

Kompos

Sisa organik yang sering dianggap sebagai sampah ternyata masih memiliki manfaat bagi kehidupan tanaman. Peserta diajak mengenal proses penguraian bahan organik hingga dapat dimanfaatkan kembali sebagai kompos. Melalui pengalaman ini, peserta memahami hubungan antara sampah, tanah, tanaman, dan kebiasaan sederhana yang dapat membantu menjaga lingkungan.

Rangkaian Pengalaman

1. Mengenal Sampah Organik

Peserta diajak mengidentifikasi berbagai jenis sampah organik serta membedakannya dari sampah anorganik.

2. Memahami Proses Pengomposan

Peserta mengenal peran bahan organik, kelembapan, udara, dan organisme pengurai dalam proses pembentukan kompos.

3. Praktik Membuat Kompos

Peserta menyusun dan mencampurkan bahan-bahan organik sebagai tahap awal pembuatan pupuk kompos.

4. Pemanfaatan & Refleksi Lingkungan

Peserta memahami bagaimana kompos yang telah matang dapat digunakan kembali sebagai media atau penyubur tanaman serta mengurangi sampah yang berakhir di lingkungan.

Hasil Pembelajaran

1.

Mampu membedakan sampah organik yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan kompos.

2.

Mampu menjelaskan proses sederhana perubahan bahan organik menjadi pupuk alami.

3.

Memahami manfaat kompos dalam memperbaiki media tanam dan mendukung pertumbuhan tanaman.

4.

Menumbuhkan kebiasaan memilah dan memanfaatkan sampah sebagai bagian dari gaya hidup yang lebih berkelanjutan

Dirancang Untuk

SD, SMP, dan SMA (Umur 7 - 18 tahun)

Sekolah yang ingin mengenalkan pengelolaan sampah melalui kegiatan praktik yang mudah dipahami.

Institusi pendidikan yang ingin mengintegrasikan pembelajaran lingkungan, daur materi, dan gaya hidup berkelanjutan.

Journey ini tidak berhenti pada kunjungan, tetapi menjadi fondasi cara berpikir yang akan terus tumbuh.

Jagat Satwa Nusantara

Mulai Perjalanan Belajar yang Lebih Bermakna Jadwalkan journey sekolah Anda bersama Jagat Satwa Nusantara.

Jagat Satwa Nusantara