Nama umum: Synodontis Tulis
Nama ilmiah: Synodontis ornatipinnis
Famili: Mochokidae
Asal habitat: Endemik di Cekungan Sungai Kongo (Congo River Basin) di Afrika Tengah, mencakup wilayah Republik Demokratik Kongo dan Republik Kongo. Mereka menghuni sungai-sungai berarus sedang hingga deras, anak sungai hutan, serta area berbatuan dan berkayu di sepanjang alur utama sungai.
Ukuran: 35–40 cm
Harapan hidup: 10 hingga 15 tahun
Ciri-Ciri dan Morfologi
Synodontis ornatipinnis adalah salah satu anggota genus Synodontis berukuran paling besar dan memiliki visual yang sangat megah. Tubuhnya kekar, memanjang, dan agak memampat ke samping. Ciri khas paling memikat dari spesies ini terletak pada pola warna tubuhnya: warna dasar kuning keemasan hingga cokelat terang yang dihiasi oleh pola garis retikulasi, bintik, dan marbel berwarna cokelat tua hingga hitam pekat. Sirip punggung, sirip anal, serta sirip ekornya yang berbentuk cagak tebal (forked tail) memiliki pola garis-garis (striations) vertikal dan horizontal yang sangat tegas dan simetris, sesuai dengan nama ilmiahnya (ornatipinnis = “sirip yang dihiasi”). Mereka memiliki tiga pasang sungut sensorik di sekeliling mulutnya, dengan sungut bawah yang memiliki cabang-cabang halus.
Habitat dan Perilaku
Di alam liar, spesies ini menyukai dasar sungai yang memiliki banyak celah persembunyian berupa batuan besar, gua-gua alami, dan akar pohon rawa. Mereka bersifat benthopelagik, nokturnal, dan teritorial. Synodontis ornatipinnis memanfaatkan penglihatan dan sungut sensoriknya yang tajam untuk bernavigasi di kegelapan. Mereka kerap terlihat berenang dalam posisi miring atau terbalik (upside-down) saat menyusuri bagian bawah batu atau struktur kayu. Karena ukurannya yang dapat tumbuh cukup besar, mereka membutuhkan ruang gerak yang luas dan dapat bersifat sangat dominan terhadap ikan penghuni dasar lainnya jika area persembunyian terbatas.
Pola Makan
Spesies ini adalah omnivora opportunistik / scavenger bentik. Di habitat aslinya, diet mereka sangat beragam, mencakup invertebrata air, cacing bentik, krustasea, moluska, detritus organik, serta materi tumbuhan dan alga. Di lingkungan penangkaran, mereka adalah pemakan yang sangat rahas dan tidak pilih-pilih; mereka menerima pelet/wafer tenggelam berprotein tinggi, udang segar cincang, cacing darah, serta pakan berbasis sayuran dengan sangat baik.
Fakta Menarik
-
Ukuran “Raksasa” di Genusnya: Berbeda dari mayoritas spesies Synodontis akuarium yang umumnya berukuran 10–20 cm, S. ornatipinnis dapat tumbuh hingga mencapai 40 cm di alam liar, menjadikannya salah satu spesies terbesar di dalam famili Mochokidae.
-
Mekanisme Suara Terdesak: Seperti kerabatnya, mereka mampu mengeluarkan suara deritan (squeaking sound) yang dihasilkan dari gesekan sendi tulang sirip dada (pectoral spines) terhadap rongga dadanya saat merasa terintimidasi.
-
Evolusi Pola Warna: Pola retikulasi indah pada tubuh dan siripnya akan semakin kompleks dan pekat seiring bertambahnya usia, membuat individu dewasa tampak sangat kontras dan mencolok di antara struktur dekorasi alami berbatuan.