Nama umum: Kura-kura Punggung Berlian
Nama ilmiah: Malaclemys terrapin
Famili: Emydidae
Asal habitat: Spesies ini berasal dari sepanjang pesisir timur dan selatan Amerika Serikat, mulai dari Massachusetts di utara hingga Texas di sepanjang Teluk Meksiko. Mereka adalah satu-satunya spesies kura-kura di Amerika Utara yang menghuni perairan payau.
Ukuran: 13–23 cm (Betina jauh lebih besar daripada jantan)
Harapan hidup: 25 hingga 40 tahun
Ciri-Ciri dan Morfologi
Kura-kura Punggung Berlian secara luas dianggap sebagai salah satu kura-kura tercantik di dunia. Nama mereka diambil dari pola pertumbuhan konsentris pada kepingan tempurung (scutes) yang membentuk pola menyerupai potongan berlian. Warna karapasnya bervariasi dari cokelat keabu-abuan hingga hitam, sementara kulit tubuhnya berwarna abu-abu pucat atau putih yang dihiasi dengan bintik-bintik atau garis-garis hitam yang unik pada setiap individu. Mereka memiliki kaki belakang yang lebar dan sangat berselaput, menjadikannya perenang yang sangat kuat di perairan pesisir yang dinamis.
Habitat dan Perilaku
Spesies ini adalah spesialis ekosistem payau, mendiami rawa-rawa asin (salt marshes), muara sungai (estuari), dan laguna pesisir yang dipengaruhi oleh pasang surut. Mereka memiliki adaptasi fisiologis yang luar biasa untuk bertahan hidup di lingkungan dengan kadar garam tinggi, termasuk kelenjar garam di dekat mata untuk mengeluarkan kelebihan garam dari tubuh mereka. Diamondback Terrapin adalah hewan diurnal yang menghabiskan banyak waktu untuk berjemur di atas lumpur atau vegetasi rawa saat air surut. Mereka cenderung soliter tetapi sering berkumpul di area berjemur yang sama atau selama musim kawin.
Pola Makan
Sebagai karnivora oportunistik, pola makan mereka sangat bergantung pada ekosistem laut dan payau. Makanan utama mereka terdiri dari moluska, terutama siput rawa dan kerang-kerangan kecil, serta krustasea seperti kepiting. Rahang mereka sangat kuat, memungkinkan mereka untuk menghancurkan cangkang keras dengan mudah. Selain itu, mereka juga mengonsumsi serangga air, cacing laut, dan terkadang ikan kecil. Menariknya, mereka lebih suka minum air tawar dari lapisan tipis air hujan yang mengapung di atas air asin setelah badai untuk menjaga hidrasi.
Fakta Menarik
-
Dimorfisme Seksual Ekstrem: Betina dapat tumbuh hampir dua kali lipat ukuran jantan karena mereka membutuhkan ruang tubuh yang lebih besar untuk memproduksi dan membawa telur.
-
Kelenjar Garam: Seperti penyu laut, kura-kura ini “menangis” untuk mengeluarkan garam berlebih dari sistem tubuh mereka, sebuah adaptasi langka untuk kura-kura air tawar/payau.
-
Sejarah Kuliner: Pada abad ke-19 dan awal abad ke-20, kura-kura ini pernah dianggap sebagai makanan mewah yang sangat populer di Amerika Serikat, yang hampir menyebabkan kepunahan mereka akibat perburuan berlebihan.