Nama umum: Tegu Hitam Putih Argentina
Nama ilmiah: Salvator merianae
Famili: Teiidae
Asal habitat: Spesies ini berasal dari wilayah Amerika Selatan, mencakup Argentina bagian utara dan tengah, Uruguay, Paraguay, serta Brasil bagian selatan. Mereka mendiami berbagai habitat mulai dari hutan tropis, sabana terbuka (Chaco), hingga wilayah padang rumput.
Ukuran: 100–140 cm
Harapan hidup: 15 hingga 20 tahun
Ciri-Ciri dan Morfologi
Tegu Hitam Putih Argentina memiliki tubuh yang besar, kekar, dan tampak “berotot”. Seperti namanya, kulit mereka dihiasi pola garis dan bintik-bintik hitam serta putih yang kontras. Saat baru menetas, bagian kepala mereka sering kali berwarna hijau cerah, namun warna ini akan memudar menjadi putih atau abu-abu seiring bertambahnya usia. Karakteristik paling mencolok pada jantan dewasa adalah adanya tonjolan otot rahang yang sangat besar (jowls), memberikan kesan wajah yang lebar. Lidah mereka bercabang dua, mirip seperti ular atau biawak, yang berfungsi sebagai alat sensorik kimia yang sangat peka.
Habitat dan Perilaku
Reptil ini adalah hewan terestrial yang sangat aktif di siang hari (diurnal). Mereka adalah penggali lubang yang mahir dan sering menghabiskan malam atau masa hibernasi di dalam liang tanah yang dalam. Salah satu hal paling luar biasa dari Tegu ini adalah kecerdasannya; mereka dikenal sebagai reptil yang sangat “jinak” dan mampu mengenali pemiliknya jika dipelihara. Selain itu, Salvator merianae menunjukkan kemampuan unik berupa endotermi parsial selama musim kawin, di mana mereka dapat meningkatkan suhu tubuhnya secara internal hingga di atas suhu lingkungan sekitarnya—fenomena yang jarang ditemukan pada reptil.
Pola Makan
Tegu ini adalah omnivora generalis yang sangat rakus. Saat masih muda, mereka lebih banyak mengonsumsi protein hewani seperti serangga, laba-laba, dan cacing. Namun, saat dewasa, pola makan mereka menjadi sangat luas; mereka memakan buah-buahan yang jatuh, telur burung, mamalia kecil, hingga bangkai. Mereka juga dikenal sebagai pencuri telur yang gigih. Gigi mereka yang tajam di bagian depan digunakan untuk mencengkeram mangsa, sementara gigi tumpul di bagian belakang membantu menghancurkan cangkang atau materi tumbuhan yang keras.
Fakta Menarik
-
Anjing Dunia Reptil: Karena kecerdasannya dan sifatnya yang bisa menjadi sangat tenang di sekitar manusia, mereka sering dijuluki sebagai “anjing” dalam dunia reptil.
-
Hibernasi (Brumasi): Di habitat aslinya yang memiliki musim dingin, Tegu ini akan melakukan brumasi (hibernasi versi reptil) selama beberapa bulan di dalam liang tanah untuk menghemat energi.
-
Status Invasif: Karena ukurannya yang besar dan pola makannya yang serba bisa, mereka telah menjadi spesies invasif yang serius di Florida, Amerika Serikat, di mana mereka mengancam populasi burung dan reptil asli dengan memakan telur-telurnya.