Nama umum: Iguana Hijau
Nama ilmiah: Iguana iguana
Famili: Iguanidae
Asal habitat: Spesies ini memiliki distribusi yang sangat luas, mulai dari Meksiko selatan, Amerika Tengah, hingga Amerika Selatan (Brasil tengah dan Paraguay). Mereka juga ditemukan di kepulauan Karibia dan telah menjadi spesies invasif di wilayah seperti Florida dan beberapa bagian Asia Tenggara.
Ukuran: 1,2–1,7 meter (dari kepala hingga ekor)
Harapan hidup: 15 hingga 20 tahun
Ciri-Ciri dan Morfologi
Iguana Hijau adalah salah satu kadal paling ikonik di dunia. Meski dinamakan iguana “hijau”, warna mereka bisa bervariasi dari hijau cerah, kecokelatan, hingga oranye kemerahan tergantung pada usia dan suhu lingkungan. Karakteristik paling menonjol adalah deretan duri (sisik dorsal) yang memanjang dari leher hingga pangkal ekor. Mereka memiliki “gelambir” (dewlap) besar di bawah rahang yang digunakan untuk mengatur suhu tubuh dan komunikasi sosial. Salah satu ciri unik lainnya adalah adanya sisik besar berbentuk bulat di bawah lubang telinga yang disebut subtympanic shield, serta “mata ketiga” (organ parietal) di atas kepalanya yang berfungsi mendeteksi perubahan cahaya.
Habitat dan Perilaku
Reptil ini adalah hewan arboreal yang menghabiskan sebagian besar waktunya di tajuk pohon yang tinggi, biasanya di dekat sumber air seperti sungai atau danau. Iguana Hijau adalah perenang yang sangat handal; jika merasa terancam saat berada di pohon, mereka tidak ragu untuk menjatuhkan diri ke air dari ketinggian yang cukup ekstrem. Mereka bersifat diurnal dan sangat bergantung pada sinar matahari untuk termoregulasi (berjemur). Secara perilaku, mereka cukup teritorial, terutama jantan selama musim kawin, di mana mereka akan menggerakkan kepala (head-bobbing) dan mengembangkan gelambir untuk mengintimidasi lawan.
Pola Makan
Berbeda dengan banyak kadal lainnya, Iguana Hijau adalah herbivora sejati saat dewasa. Diet mereka hampir seluruhnya terdiri dari materi nabati, termasuk dedaunan, bunga, dan buah-buahan dari berbagai jenis pohon hutan tropis. Mereka memiliki gigi yang kecil namun sangat tajam dan bergerigi, dirancang khusus untuk mengoyak dan memotong dedaunan yang keras. Saat masih sangat muda, mereka terkadang mengonsumsi serangga kecil secara tidak sengaja atau sebagai tambahan protein, namun seiring bertambahnya usia, sistem pencernaan mereka beradaptasi sepenuhnya untuk memfermentasi serat tumbuhan.
Fakta Menarik
-
Ekor sebagai Senjata: Ekor iguana sangat panjang dan kuat; mereka dapat menggunakannya seperti cambuk untuk menyerang predator dengan kekuatan yang cukup besar.
-
Organ Parietal: Mereka memiliki organ mirip mata di puncak kepala yang meski tidak bisa melihat gambar, mampu mendeteksi bayangan pemangsa (seperti burung pemangsa) yang datang dari atas.
-
Kemampuan Autotomi: Seperti banyak kadal, iguana muda dapat melepaskan ekornya jika ditangkap oleh predator dan menumbuhkannya kembali, meskipun ekor baru tersebut tidak akan pernah sesempurna aslinya.