Nama umum: Ibis Roko-roko
Nama ilmiah: Plegadis falcinellus
Famili: Threskiornithidae
Asal habitat: Memiliki distribusi yang sangat luas (kosmopolitan). Mereka ditemukan di wilayah hangat di Eropa, Asia, Afrika, Australia, hingga pesisir Atlantik dan Karibia. Di Indonesia, mereka sering terlihat di lahan basah Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan.
Ukuran: 48–66 cm (rentang sayap 80–105 cm)
Harapan hidup: 15 hingga 20 tahun
Ciri-Ciri dan Morfologi
Ibis-roko Kelam adalah burung air yang anggun dengan siluet yang sangat khas. Ciri utamanya adalah paruh panjang yang melengkung ke bawah, menyerupai sabit, yang digunakan untuk mendeteksi mangsa di dalam lumpur. Dari kejauhan, burung ini tampak berwarna hitam legam, namun di bawah sinar matahari yang tepat, bulunya memancarkan kilauan metalik (iridescence) yang indah antara warna merah marun tua, hijau zamrud, dan perunggu. Selama musim kawin, warna kemerahan pada tubuhnya menjadi lebih intens, dan terdapat garis putih tipis yang membingkai kulit wajah gelap di pangkal paruhnya.
Habitat dan Perilaku
Burung ini adalah penghuni setia lahan basah, seperti rawa payau, danau dangkal, sawah, dan laguna pesisir. Ibis-roko Kelam adalah hewan sosial yang hampir selalu terlihat dalam kelompok, baik saat terbang dalam formasi “V” yang rapi maupun saat mencari makan. Mereka memiliki cara makan yang khas dengan menusuk-nusukkan paruhnya ke dalam lumpur atau air dangkal (probing) secara berulang-ulang untuk merasakan getaran mangsa. Meskipun biasanya pendiam, mereka sesekali mengeluarkan suara serak yang rendah saat berada di koloni persarangan atau ketika merasa terganggu.
Pola Makan
Sebagai karnivora lahan basah, diet Ibis-roko Kelam sangat bervariasi tergantung pada lokasi habitatnya. Mangsa utama mereka terdiri dari invertebrata air seperti serangga air, lintah, siput, dan krustasea (udang atau kepiting kecil). Mereka juga merupakan pemburu yang tangkas bagi hewan bertulang belakang kecil, termasuk katak, berudu, kadal, dan terkadang ikan kecil. Paruhnya yang peka terhadap sentuhan memungkinkan mereka tetap bisa berburu secara efektif meskipun di perairan yang keruh atau di bawah rimbunnya vegetasi air.
Fakta Menarik
-
Penyebar Luas: Ibis-roko Kelam adalah spesies Ibis yang paling tersebar luas di dunia, mampu menyeberangi samudera untuk mengolonisasi wilayah baru.
-
Terbang Sinkron: Saat berada dalam kawanan, mereka sering terbang dengan kepakan sayap yang serempak dan anggun, menciptakan pemandangan yang memukau di atas rawa.
-
Nama “Glossy”: Nama “Glossy” (mengkilap) diberikan karena pantulan cahaya pada bulunya yang menyerupai tumpahan minyak atau logam yang dipoles saat terkena cahaya matahari langsung.