Nama umum: Bunglon Taman
Nama ilmiah: Calotes versicolor
Famili: Agamidae
Asal habitat: Asia Selatan, Asia Tenggara Daratan, Asia Timur, Asia Barat
Ukuran: 30–40 cm
Harapan hidup: 5–10 tahun
Ciri-Ciri dan Morfologi
Bunglon kebun memiliki tubuh ramping dengan kepala segitiga dan sisik kasar. Di bagian tengkuk terdapat jambul kecil (crest) yang lebih jelas pada jantan. Warna tubuhnya sangat bervariasi, mulai dari cokelat, abu-abu, hijau, hingga kemerahan, dan dapat berubah sesuai suhu, cahaya, dan kondisi sosial. Jantan dewasa dapat menampilkan warna merah, jingga, atau biru cerah pada kepala dan leher, terutama saat musim kawin. Kakinya kuat dengan cakar tajam untuk memanjat.
Habitat dan Perilaku
Calotes versicolor hidup di kebun, pekarangan, semak, hutan terbuka, dan area perkotaan. Spesies ini bersifat diurnal (aktif di siang hari) dan sering terlihat berjemur di pagar, pohon, atau dinding. Bunglon kebun dikenal teritorial, terutama jantan, yang akan menampilkan warna cerah dan gerakan kepala untuk mempertahankan wilayah. Saat terancam, ia dapat melarikan diri dengan cepat atau bersembunyi di vegetasi.
Pola Makan
Bunglon kebun adalah insektivora, memakan berbagai jenis serangga seperti belalang, jangkrik, semut, dan ulat. Kadang-kadang juga memangsa laba-laba dan invertebrata kecil lainnya, sehingga berperan penting sebagai pengendali populasi serangga.
Fakta Menarik
-
Nama versicolor berarti “beraneka warna”, merujuk pada kemampuannya mengubah warna tubuh sesuai suhu, cahaya, dan kondisi sosial.
-
Bukan bunglon sejati (famili Chamaeleonidae), meskipun sering disebut bunglon oleh masyarakat.
-
Jantan menampilkan warna cerah pada kepala dan leher saat musim kawin atau mempertahankan wilayah.
-
Termasuk kadal yang sangat adaptif dan mampu hidup di lingkungan alami maupun kawasan perkotaan.
-
Di beberapa wilayah di luar sebaran aslinya, Calotes versicolor tercatat sebagai spesies invasif, karena mampu berkembang biak cepat dan berpotensi menekan populasi reptil lokal.