#CERITAMAGANG Sheila: Ketelitian dan Konsistensi dalam Setiap Porsi Pakan Satwa.

“Di balik setiap pakan yang disiapkan, terdapat tanggung jawab besar untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan satwa. Dari sinilah saya belajar bahwa konservasi dimulai dari perhatian terhadap hal-hal kecil yang dilakukan dengan penuh ketelitian.”

Hai, saya Sheila. Sebagai lulusan Kimia tidak menutup minat dan ketertarikan saya terhadap konservasi dan dunia satwa. Kali ini saya ingin membagikan pengalaman tak terlupakan saat melaksanakan Magang Mandiri di Jagat Satwa Nusantara (JSN) – TMII.

Selama bulan Februari 2026, saya melaksanakan magang di Divisi Food Preparation and Portioning. Di Sana saya mempelajari banyak hal! Mulai dari Food Plan berbagai satwa—Mamalia, Aves, Reptil, dan Amphibi—, menimbang dan menyiapkan pakan satwa, hingga mempelajari alur purchasing pakan. 

Setelah terjun langsung, saya meyadari bahwa Divisi FoodPrep bukan sekadar memotong, menimbang, dan menyiapkan pakan saja, tetapi lebih dari itu. Divisi FoodPrep bertanggung jawab menjaga kualitas serta memastikan porsi yang disajikan sesuai dengan kebutuhan nutrisi satwa. Bayangkan saja, jika ada ketidaktelitian terhadap kualitas daging yang digunakan atau gramasi biji-bijian yang tidak sesuai, dapat mengakibatkan satwa sakit. Mereka juga memahami jadwal pakan satwa yang senantiasa berubah setiap pekan, seperti satwa Elang yang terkadang diberi pakan tikus, terkadang ayam, tetapi terkadang puasa juga. 

Selama Magang, saya dibimbing oleh orang-orang hebat, yaitu Mas Sigit, Mas Gilang, Mas Imam, Pak Jali, dan Mas Najmi yang selalu memberikan ilmu dan hangat kekeluargaan sebagai bagian dari Divisi FoodPrep. Selain itu saya juga mendapat bimbingan terkait perilaku satwa dan pemeliharaan dari para Keeper seperti Mas Fani, Mas Pelas, Kak Nisa, Pak Jaya, dan Mas Bambang. Walaupun bidang ini tidak sejalan dengan akademik saya, tetapi mereka senantiasa terbuka dan membimbing dengan penuh perhatian, serta memberikan saya kepercayaan untuk berkontribusi bersama sebagai bagian dari tim.

Pengalaman yang tidak terlupakan ketika magang di JSN adalah berkeliling ke seluruh wahana, mulai dari Dunia Air Tawar, Taman Burung, Farm House, Museum Komodo, hingga Museum Serangga, kemudian diajak untuk melihat ”belakang layar” dan orang-orang hebat dibalik JSN. Saya memahami bahwa JSN tidak hanya terfokus pada konservasi satwa tetapi juga edukasi dan pengalaman pengunjung. JSN menciptakan lingkungan yang menyenangkan dan menyampaikan pengetahuan terkait konservasi satwa kepada pengunjung secara bersamaan.

Magang di JSN menambah pengetahuan dan pengalaman saya di bidang konservasi satwa, juga bagaimana berinteraksi dan bekerja sama dengan berbagai individu yang berbeda. Saya mendapatkan ilmu dan kebersamaan seperti keluarga yang tidak akan pernah saya lupakan. Kepada teman-teman yang ingin melaksanakan magang di JSN, saya ingin memberi tahu satu hal, bahwa ilmu tidak terbatas hanya dalam lingkup akademik saja, tetapi bisa datang dari pengalaman dari orang-orang tidak terduga.

Berlangganan Layanan Email Kami

Dapatkan informasi mengenai Promo dan Kegiatan di Jagat Satwa Nusantara