#CERITAMAGANG Kyla: Mengenal Dunia Kerja dari Berbagai Divisi

“Melalui pengalaman magang di Jagat Satwa Nusantara, saya belajar bahwa dunia kerja
bukan hanya tentang menyelesaikan tugas, tetapi juga tentang bagaimana kita mampu
beradaptasi, berkomunikasi, bekerja dengan teliti, dan memahami peran setiap bagian dalam
sebuah organisasi.”

Perkenalkan, saya Kyla, mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Negeri Jakarta. Pada Agustus 2026, saya mendapatkan kesempatan untuk menjalani Magang Mandiri di Jagat Satwa Nusantara (JSN). Bagi saya, magang ini menjadi pengalaman yang cukup berbeda karena saya tidak hanya ditempatkan pada satu bidang, tetapi berkesempatan mengenal beberapa departemen, yaitu HRGA, Procurement, Sales in Park, dan Finance. Kesempatan tersebut membuat saya dapat melihat bagaimana sebuah organisasi bekerja dari berbagai sisi. Meskipun memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda, setiap departemen ternyata memiliki keterkaitan dan peran masing-masing dalam mendukung kegiatan operasional perusahaan. 

Perjalanan saya dimulai dari Departemen HRGA. Di sini, saya membantu berbagai pekerjaan administratif, mulai dari memindai dan mencetak dokumen, mengarsipkan berkas, hingga membantu memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di departemen lain sesuai dengan kebutuhan operasional. Pada awalnya, pekerjaan tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun, dari sinilah saya mulai memahami bahwa pekerjaan administratif membutuhkan ketelitian, keteraturan, dan tanggung jawab. Sebuah dokumen perlu disimpan dengan baik agar mudah ditemukan ketika dibutuhkan, sementara informasi yang berkaitan dengan kebutuhan perusahaan harus dikelola secara tepat. Saya belajar bahwa pekerjaan yang dilakukan di balik layar tetap memiliki kontribusi penting dalam memastikan aktivitas organisasi dapat berjalan dengan lancar. 

Setelah mengenal pekerjaan di HRGA, saya mendapatkan kesempatan untuk membantu Departemen Procurement. Di departemen ini, saya mulai berhadapan dengan proses pengadaan barang yang lebih dekat dengan kebutuhan operasional perusahaan. Saya membantu melakukan pengecekan Purchase Request, mencatat data ke dalam Google Spreadsheet, serta memisahkan dan mengelompokkan invoice dari berbagai platform, salah satunya Tokopedia. Saya juga berkesempatan membantu proses pembelian dan checkout

barang melalui Shopee. Pengalaman tersebut mengajarkan saya bahwa proses pengadaan tidak hanya berkaitan dengan membeli barang, tetapi juga membutuhkan pencatatan, pengecekan, dan pengelolaan informasi secara sistematis. Kesalahan kecil dalam mencatat data dapat memengaruhi proses berikutnya, sehingga ketelitian menjadi hal yang sangat penting. 

Pengalaman saya kemudian semakin beragam ketika membantu Departemen Sales in Park. Berbeda dari pekerjaan sebelumnya yang lebih banyak berkaitan dengan administrasi dan pengelolaan data, di sini saya berkesempatan melihat secara langsung bagaimana perusahaan berinteraksi dengan pengunjung. Salah satu pekerjaan yang saya lakukan adalah membantu menyusun rencana promosi untuk periode September hingga November. Dalam prosesnya, saya belajar bahwa membuat sebuah promosi tidak hanya membutuhkan ide yang menarik, tetapi juga perlu mempertimbangkan momentum, kebutuhan pengunjung, target yang ingin dicapai, serta kondisi operasional. Selain menyusun perencanaan, saya juga berkesempatan melayani pengunjung dalam proses pembelian tiket. Interaksi langsung ini menjadi pengalaman yang menarik karena saya bertemu dengan pengunjung dengan karakter dan kebutuhan yang beragam. Dari situ, saya belajar untuk berkomunikasi dengan lebih baik, memberikan pelayanan secara profesional, dan beradaptasi dengan situasi yang berbeda. 

Tidak berhenti sampai di sana, saya juga mendapatkan kesempatan untuk mengenal pekerjaan di Divisi Finance. Di sini, saya membantu menyusun rekapitulasi menu makanan berdasarkan bahan mentah dan bahan setengah jadi, membuat invoice untuk transaksi pengeluaran, melakukan pendataan administrasi penerimaan uang, serta memisahkan dan mengelompokkan invoice penerimaan berdasarkan bank dan tanggal transaksi. Berhadapan dengan data dan dokumen keuangan membuat saya semakin menyadari pentingnya ketelitian. Setiap angka dan dokumen perlu diperiksa dan dicatat dengan tepat karena berkaitan dengan proses administrasi perusahaan. Dari pengalaman ini, saya belajar bahwa pencatatan yang rapi bukan hanya membuat pekerjaan lebih mudah, tetapi juga membantu informasi dapat ditelusuri dan digunakan ketika diperlukan. 

Kesempatan untuk mencoba berbagai pekerjaan tersebut menjadi salah satu hal yang paling berkesan selama saya menjalani magang. Sebagai mahasiswa Psikologi, saya sebelumnya lebih banyak mengenal dunia kerja melalui perspektif perilaku manusia, organisasi, dan pengembangan individu. Namun, pengalaman di JSN memperlihatkan kepada saya bahwa dunia kerja tidak dapat dilihat hanya dari satu bidang. Di dalam sebuah organisasi, terdapat banyak proses yang saling terhubung. Administrasi, pengadaan, pelayanan, promosi, hingga keuangan memiliki fungsi masing-masing dan semuanya berkontribusi terhadap keberlangsungan operasional perusahaan. 

Dari berbagai pengalaman tersebut, saya juga menyadari bahwa kemampuan yang dibutuhkan di dunia kerja tidak hanya berkaitan dengan latar belakang pendidikan. Kemampuan komunikasi, ketelitian, kerja sama, problem solving, manajemen waktu, hingga kemampuan beradaptasi ternyata sama pentingnya. Terlebih ketika berpindah dari satu departemen ke departemen lain, saya harus beradaptasi dengan jenis pekerjaan, sistem, dan cara kerja yang berbeda. Hal tersebut membuat saya belajar untuk tidak terlalu takut ketika

menghadapi tugas yang belum pernah saya lakukan sebelumnya. Sebaliknya, saya mencoba melihat tugas baru sebagai kesempatan untuk belajar dan memperluas kemampuan. 

Pada akhirnya, magang di Jagat Satwa Nusantara bagi saya bukan sekadar kegiatan untuk memenuhi kewajiban akademik. Dalam waktu yang relatif singkat, saya mendapatkan kesempatan untuk melihat berbagai sisi dunia kerja secara langsung dan memahami bagaimana setiap bagian dalam organisasi saling mendukung. Saya belajar bahwa setiap pekerjaan, sekecil apa pun tugasnya, tetap memiliki tujuan dan kontribusi terhadap suatu proses yang lebih besar. 

Pengalaman ini juga memberikan saya ruang untuk mengenal diri sendiri dengan lebih baik. Saya menjadi lebih memahami bahwa memasuki dunia kerja berarti harus memiliki kemauan untuk terus belajar, terbuka terhadap hal-hal baru, mampu beradaptasi, serta bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang diberikan. Dari HRGA hingga Finance, dari pekerjaan administratif hingga berhadapan langsung dengan pengunjung, setiap departemen memberikan pembelajaran yang berbeda. Magang di Jagat Satwa Nusantara mungkin hanya berlangsung dalam waktu yang singkat, tetapi pengalaman yang saya dapatkan menjadi bekal berharga untuk terus belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja di masa depan.

Berlangganan Layanan Email Kami

Dapatkan informasi mengenai Promo dan Kegiatan di Jagat Satwa Nusantara