Jagat Satwa Nusantara Gelar ‘Micro Channa Exhibition’ di Dunia Air Tawar

JAKARTA, 11 Juli 2026 – Dunia Air Tawar, salah satu pilar konservasi dan edukasi di bawah naungan Jagat Satwa Nusantara (TMII), secara resmi membuka eksibisi eksklusif bertajuk “Micro Channa Exhibition: Hidden Treasure” . Pameran ini dirancang sebagai ruang edukasi mendalam yang mengupas tuntas kompleksitas genetika, perilaku, dan mikro-ekosistem dari varian ikan gabus hias kerdil. Berbeda dengan narasi umum yang identik dengan monster air tawar berukuran besar, eksibisi ini menggeser lensa publik untuk menyaksikan keajaiban evolusi satwa dalam skala mikro. Melalui pendekatan ilmiah yang akurat dan estetika visual yang memukau, pameran ini menyajikan spesimen Micro Channa dunia—seperti Channa andrao , Channa bleheri , dan Channa limbata —yang masing-masing berisi akuarium yang dirancang menyerupai biome asli mereka di alam pembohong.

Langkah Dunia Air Tawar menggelar eksibisi ini didasari oleh fenomena pemeliharaan akuarium perkotaan yang terus meningkat, di mana Micro Channa menjadi primadona karena ukurannya yang ringkas (berkisar antara 10 hingga 20 sentimeter) namun memiliki insting teritorial dan heritabilitas warna yang sangat kuat. Tidak hanya memanjakan mata para pencinta fauna dan aquarist , eksibisi ini secara tajam membedah anatomi dan kemampuan adaptasi luar biasa dari organ labirin ( organ labirin ) ikan ini, yang memungkinkan mereka bertahan hidup di lingkungan minim oksigen. Lebih dari itu, narasi pameran ini mengusung pesan konservasi yang krusial, menyoroti ancaman degradasi habitat lahan basah di Asia Tenggara, sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga ikan ini dari eksploitasi liar.

Direktur Operasional Jagat Satwa Nusantara, M. Fardhan Khan, menegaskan bahwa eksibisi ini merupakan wujud komitmen JSN untuk terus menyajikan edukasi satwa yang progresif dan relevan dengan tren modern. “Selama ini ada miskonsepsi bahwa kehebatan insting predator hanya milik satwa-satwa berukuran raksasa. Melalui Micro Channa Exhibition , kami ingin mendobrak stigma tersebut dan menampilkan bagaimana alam dengan begitu efisien mengemas sifat agresif, kecerdasan teritorial, dan keindahan estetika ke dalam tubuh yang ringkas. Ini bukan hanya memamerkan ikan di dalam kaca, melainkan sebuah undangan bagi publik untuk melihat lebih dekat bagaimana loyalitas air tawar bekerja dalam skala mikro, sekaligus menjadi upaya menjaga kelestarian habitat asli mereka yang kian,”.

Kesimpulannya, “Pameran Micro Channa” di Dunia Air Tawar bukan sekadar etalase visual bagi komunitas pencinta ikan hias, melainkan sebuah manifesto ilmiah dan konservasi dari Jagat Satwa Nusantara. Kehadiran pameran ini menegaskan kembali peran penting lembaga konservasi modern dalam menjembatani hobi perkotaan dengan tanggung jawab jawab ekologis. Dengan membedah realitas kehidupan predator mini ini, JSN berhasil membuktikan bahwa urgensi perlindungan keanekaragaman hayati tidak diukur dari besar kecilnya ukuran satwa, melainkan dari signifikansi peran mereka dalam menjaga rantai kehidupan di ekosistem perairan darat. 

Kontak Media: Dinda Marsha – Humas Edukasi & Konservasi Jagat Satwa Nusantara dinda.marsha@jagatsatwa.id 0812-9466-4630


Berlangganan Layanan Email Kami

Dapatkan informasi mengenai Promo dan Kegiatan di Jagat Satwa Nusantara